Don't Worry

 


“If that is how God clothes the grass of the field, which is here today and tomorrow is thrown into the fire, will He not much more clothe you, O you of little faith?”

“Who of you by worrying can add a single hour to his life?”

 

 Manusia entah saya atau Anda, sama-sama pernah merasa kuatir.

Kuatir menjalani hari esok, kuatir karena keuangan semakin menipis, kuatir krisis ekonomi, kuatir masa depan, kuatir akan pasangan, kuatir akan anak-anak, kuatir akan orang yang kita sayangi.

Apapun kekuatiran itu

Kita pasti pernah kuatir dan mungkin sampai sekarang kita terkadang masih bergumul dengan kekuatiran.

Lalu pertanyaannya, apakah kita tidak boleh kuatir?

Masing-masing dari kita punya jawabannya sendiri-sendiri.

Ada beberapa yang mengatakan sesekali boleh kuatir atau malah mungkin tidak boleh sama sekali.

Bebas. Kita bebas untuk memilih jawabannya.

 

Dunia ini begitu rumit. Rumit dengan segala banyak pandangan dan sistem nilai dunia.

Terkadang kerumitan itu membawa kita kepada kegelisahan.

Tetapi saya memilih belajar tidak kuatir akan kegelisahan itu,

karena Tuhan terkadang membawa saya pada kegelisahan supaya hal itu mendorong saya untuk terus berdiskusi denganNya. Setiap saat.

Saling menyelami maksud, hati dan rencana 

Facebook comments